Dari Gang Sempit ke Panggung Nasional: Kisah Epik RW 9 Karang Anyar Cirebon Raih ProKlim Madya
CIREBON – Menghadapi tantangan ekonomi dan ancaman perubahan iklim yang membuat cuaca makin tak menentu, sekelompok warga berinisiasi mengumpulkan ide untuk menata lingkungan mereka.
Aksi penanaman pohon peneduh skala kecil dan pembersihan saluran air mulai dilakukan demi mengantisipasi banjir musiman sekaligus menurunkan suhu mikro di area pemukiman yang terasa semakin panas. Langkah awal di tahun 2020 ini menjadi fondasi penting bagi lahirnya gerakan lingkungan yang lebih terstruktur di tahun-tahun berikutnya.
Melihat antusiasme warga yang tinggi di tahun sebelumnya, pada tahun 2021 dibentuklah dua kelembagaan formal untuk mengelola lingkungan dan ketahanan pangan secara swadaya:
Bank Sampah Seruni: Dibentuk sebagai wadah utama warga dalam memilah dan menabung sampah anorganik. Kehadiran Bank Sampah Seruni sukses memotong rantai sampah yang dibuang ke TPA sekaligus memberikan nilai ekonomis tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga.
Kelompok Tani (Poktan) Lestari 09: Berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan dan gang-gang sempit. Poktan ini menggiatkan penanaman sayuran, obat keluarga, dan tanaman produktif lainnya untuk menyokong kebutuhan dapur warga.
Konsistensi warga selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Pada tahun 2025, seluruh rangkaian kegiatan lingkungan ini didaftarkan ke Program Kampung Iklim (ProKlim) yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Berkat kelengkapan data kemitraan, kelembagaan yang aktif, serta bukti nyata di lapangan, wilayah ini berhasil menyabet Penghargaan ProKlim Kategori Madya. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa aksi lokal berskala RW mampu memberikan dampak nyata dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Tidak berhenti setelah mendapat penghargaan, pada tahun 2026 ini, warga kembali memperluas sayap kelembagaannya dengan membentuk kelompok baru yang fokus pada sektor perikanan darat:
Kelompok Budidaya Ikan (Pokdatan) Akar Bakar : Kelembagaan teranyar ini dibentuk untuk memanfaatkan ekosistem air lokal melalui budidaya ikan ramah lingkungan. Pokdatan Akar Bakar mengintegrasikan sisa limbah organik sisa rumah tangga dan pertanian sebagai pakan alternatif, sekaligus memperkuat ketahanan protein warga.
Penulis: Ratu Ayu
Penyunting: Hafidz
Dokumentasi: Dinarlianti
Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon
Jalan Ampera II No. 10, Kota Cirebon, 45131
https://dlh.cirebonkota.go.id
Instagram : @dlhkotacirebon @dlhkotacirebon_bidang3_ppklh @bidang4_dlhkotacirebon @pemdakotacrb
“ connecting people to nature “
Terkini